Minggu, 30 Nov 2025

Gendeng JMSI Kabupaten Tangerang, PLPN Perkuat Literasi Jurnalistik Bagi HR di Era Media Sosial

Arah
30 Nov 2025 07:45
2 menit membaca

Tangerang – Perkumpulan Lembaga Personalia Nasional (PLPN) menggelar Workshop Jurnalistik bertema Jurnalistik HR Zaman Now dengan Media Sosial di Aula PT Cirill Indonesia, Cikupa, Sabtu (29/11/2025).

Sekitar 30 peserta dari kalangan human resources (HR) mengikuti kegiatan yang menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Tangerang sebagai mitra kolaboratif.

Ketua Panitia Pelaksana, Shofa Rosita A., menyatakan workshop ini digelar untuk memperkuat keterampilan literasi dan jurnalistik bagi para praktisi HR.

Menurutnya, peran HR kini semakin multidimensi, bukan lagi sekadar mengurus administrasi kepegawaian, tetapi juga menjadi komunikator internal–eksternal sekaligus penjaga reputasi perusahaan.

“Personalia HR masa kini bahkan harus mampu menjadi sarana publikasi perusahaan. Mereka bukan hanya mengelola manusia, tapi juga mengelola informasi,” ujar Shofa.

Ia menegaskan, penguasaan literasi jurnalistik dan media sosial menjadi kunci agar fungsi tersebut berjalan efektif.

Ketua JMSI Kabupaten Tangerang, Sangki Wahyudin, yang menjadi pemateri, memaparkan dasar-dasar jurnalistik mulai dari etika, kode etik, organisasi pers, hingga pola kerja media.

“Wartawan terikat kode etik. Dalam menjalankan tugasnya, mereka harus profesional dan menghormati hak narasumber,” jelasnya.

Sangki juga mengulas unsur nilai berita seperti aktualitas, kedekatan, kepentingan, tokoh, konflik, peristiwa luar biasa, human interest, dan dampak, serta menekankan pentingnya independensi dan tanggung jawab pers.

Sesi berikutnya diisi Wakil Pimpinan Redaksi Lensa Metro, Romdoni, yang menguraikan teknis penulisan berita mulai dari tahap wawancara, penulisan, penyuntingan, hingga siap tayang.

Peserta kemudian dibagi dalam tiga kelompok untuk mengikuti simulasi konferensi pers dan wawancara cegat (doorstep). Hasil wawancara ditulis dan didiskusikan layaknya rapat redaksi, menjadi bagian dari praktik langsung yang menutup rangkaian workshop.(red)